Maulana Muhammad Zalfaa

personal blogger....keep a live....don't distrub it.

Thursday, October 14, 2010

SABAR DAN DOA

anak ku sudah hampir 2 minggu sakit panas, tak tahu apa penyebabnya...sebenarnya aku sedang merintis usaha pengobatan herbal yg berasal dari alam dimana juga tercantum di kitab suci al-quran..ya propolis...yg di hasilkan dari air liur lebah yg membentuk rumahnya.
entah kebenaran atau tidak, aku menggunakan propolis ini utk mengobati anak aku. meski harus juga ke dokter utk mengontrol kondisi trombosit darahnya yg turun jadi 175000. sehari aku gunakan 3X5 tetes. meski dokter belum berani memvonis DBD utk anak ku...keadaan kami saat itu juga sedang tidak memiliki uang yg cukup utk kedokter. tapi aku yakin anakku terkena DBD...istriku merasa sangat kuatir akan keadaanya yg tak kunjung sembuh selama 2 minggu. jika sore atau malam gejala panas dan demam itu datang..aku hanya bisa meyakinkan istriku bahwa dia akan sembuh dgn obat ini. aku yakin obat perantara utk menyembuhkan penyakit anakku. tidak lupa berdoa utk kesembuhan anakku siang dan malam.
alhamdulillah anakku sekarang sudah tidak panas lagi..skrg cuma batuk2x saja.tapi aku tetep kasih dia propolis utk jaga2x kesehatanya.
terima kasih ya allah yg telah menyembuhkan anak ku lewat pengobatan alami ini....

Saturday, May 31, 2008

koleksi photo mei 2008 (2)




koleksi photo mei 2008 (1)




koleksi photo mei 2008





Friday, April 25, 2008

si blacky ....kawasaki ninja KR 150 ....


baru nyampe dirumah....langsung di test...zennnnnkkk.......muantabbb....tenan.



SPESIFIKASI :

Type Mesin                                      : 2 Langkah, Crankcase Reed Valve, HSAS, SKIPS
Diameter x Langkah                       : 59.0 x 54,4 mm
Jumlah & Isi Silinder                      : Satu Buah & 148 cc
Perbandingan Kompresi                : 6,9 : 1
Daya Maksimum                             : 28,5 PS/ 9500 rpm
Torsi Maksimum                             : 2,09 kgfm/9000 rpm
Karburator                                       : KEIHIN PWL 26
Sistem starter                                  : Kick starter
Jumlah Transmisi                           : 6 Tingkat Kecepatan
Pola Pengoperan Gigi                     : N-1-2-3-4-5-6
Tipe Sistem Reduksi Primer         : Gear
Kopling                                              : Wet Multi Disk
Tipe Sistem Final Drive                 : Chain drive
Rasio Reduksi                                  : 3,0 (42/14)
Drive Ratio Keseluruhan                : 8,479 @ top gear
Sistem Pengapian                            : CDI
Sistem Pelumasan                           : Oil Injection
Sistem Pendinginan                        : Pendinginan dengan air/Radiator
Sistem Penyaringan Oli                  : -
Kapasitas Pelumas Mesin              : 1,2 Liter
Kapasitas Pelumas Transmisi       : 0,87 Liter
Kapasitas Tangki Bahan Bakar     : 10 Liter, termasuk cadangan 3,5 Liter
Busi                                                    : NGK B 8 ES
Panjang x Lebar x Tinggi               : 1.955 x 740 x 1.035 mm
Jarak Sumbu Roda                          : 1.300 mm
Jarak Terendah ke Tanah              : 155 mm
Tinggi Tempat Duduk                     : 788 mm
Berat Kosong                                    : 115 Kg
Tipe Rangka                                     : Double Cradle Frame
Suspensi Depan                                : Teleskopik
Suspensi Belakang                           : Unitrak Monoshock suspension
Ukuran Ban Depan                          : 2,75" - 17"
Ukuran Ban Belakang                     : 3,00" - 18"
Rem Depan                                       : Cakram Twin Pot
Rem Belakang                                  : Drum (Ninja-M); Rem Cakram (Ninja-L)
Pelek Roda                                       : Cast Wheel (Ninja-L) / Racing

Friday, February 01, 2008

pengusir kutu busuk.....( bangsat )

di awal 80-an gw sangat jengkel dgn binatang yg satu ini...yg hidup di sela2x kasur atau bantal.setiap di semprot baygon or minyak tanah atau di jemur...itu binatang pasti ada lagi....sampe pusing 8 keliling.....******.akhirnya ada penjual durian nawarin gw waktu jemur kasur....dia bilang..mas beli durian saya aja....nanti bangsatnya hilang deh. gw pikir dia bercanda...dia jelasin ke gw ttg durian yg bisa usir kutu busuk itu.kahirnya gw beli aja 2 buah.dan kulitnya di taruh di bawah tempat tidur.....my godness...beberapa hari kemudian...tuh kutu busuk berikut telurnya pada ilang.....wah2x...ajaib juga....padahal gw suka sama durian..tapi ngga sampai kepikiran kesana....mantab....ngga ada kutu busuk lagi di rumah gw.

Thursday, January 31, 2008

mengusir lalat....

disetiap sudut atau tempat..pa lagi sampah...lalat tentunya ada.....kadang kalau kita mau makan itu binatang suka ikut nimbrung.....pusing deh.gimana cara mengusir lalat secara alami?....ada kiat dan cara nya.

1. siapkan kantung plastik bening 1 atau 2 buah.
2. isi dengan air 1/3 nya.
3. isi dengan cabe rawit atau merah yg sudah di potong2x kedalam air.
4. isi plastik tersebut dengan udara.
5. ikat plastik tersebut dgn karet gelang ( usahakan plastik bergelembung ).
6. cubit dan tarik plastik tersebut di bagian airnya kearah keluar ( ingat jgn sampai sobek atau pecah ).
7. gantung plastik tersebut di tempat di mana lalat itu hinggap.
8. liat saja reaksinya........dalam beberapa menit.
9. good luck

Friday, January 18, 2008

cara pengereman yang benar......jgn asal injex rem...

Pengendara motor umumnya berpikir bahwa cara ngerem adalah hanya dengan menggunakan rem saja (ngebejek rem, berhenti, selesai), padahal tidak hanya itu. Pengereman yang ada beragam kombinasi cara, mulai dari yang paling aman.

Mengerem dengan cara Defensive Riding
Lihat jauh ke depan - jangan cuma perhatiin speedometer sama setang aja bro, antisipasi gangguan dan rintangan, pilih jalur yang tepat di jalan raya dan hindari permukaan jalan yang jelek. Baru ngerem.
Cara ini paling aman.

Mengerem dengan rem depan.
Cara ini mempengaruhi roda depan serta distribusi berat. Kalo gak jago – jago amat jangan coba – coba deh.

Mengerem dengan rem belakang, menutup gas dan menurunkan gigi.
Cara ini mempengaruhi roda belakang. Ini cara yang paling umum dilakukan para biker.

Perhatikan lampu rem biker yang punya skill diatas rata-rata saat di jalan raya atau saat turing, jarang banget lampu remnya menyala. Doi biasanya mengurangi kecepatan dan mengatur posisi motor terlebih dulu, jauh sebelum pengereman dibutuhkan.

Banyak biker hanya mengunakan cara ketiga. Akibatnya roda belakang terkunci sehingga selip saat melibas tikungan. Oleh karena itu pengereman yang benar tidak gampang, perlu belajar dan latihan karena kondisi permukaan jalan sangat berpengaruh. Secara umum cara mengerem yang benar adalah sebagai berikut;

1. Gunakanlah rem depan! (Jangan cuma rem belakang doang bro) Inilah yang paling baik dilakukan. Mengerem roda depan dengan yakin, bertahap dan kuat adalah skill yang harus dimiliki dan harus selalu dilatih disaat / ditempat yang aman. Lakukan tanpa boncenger dan dengan boncenger untuk merasakan perbedaan berat mempengaruhi jarak berhenti. Jangan mengerem dengan mengencangkan lengan tapi jepit motor dengan kaki dan jaga agar lengan tetap rileks.

2. Mengerem dengan kuat dan keras dilakukan saat motor dalam kondisi tegak dan meluncur lurus.

3. Jangan sekalipun mengerem sampai mengunci roda!

Jika roda depan terkunci (kelamaan dikit aja) saat meluncur lurus, roda depan akan selip dan ente dijamin mencium aspal.

Kalau roda depan mengunci saat belok dijamin langsung nyusruk dan bodi kita lecet-lecet.

Jika roda belakang yang mengunci saat berjalan lurus, kita tetap aman selama tetap melihat ke depan dan menjaga motor tetap tegak dan meluncur lurus (Nggak gampang lho bro!)

Kalo roda belakang mengunci saat belok berarti elo dalam masalah. Roda belakang akan selip dan motor ngepot. Dalam kondisi ini kalo elo melepas tekanan pada pedal rem, (insting kita biasanya seperti itu) biasanya motor bakalan terpelanting dan bisa berakibat fatal. Sebaiknya tetap mengunci rem dan biarkan motor nyusruk menjauh (ente pastinya sudah baring-baringan di aspal).

4. Jangan langsung menarik tuas rem dengan keras karena bisa mengunci roda depan. Sebaiknya tarik tuas rem perlahan-lahan terlebih dulu baru diperkeras sedikit-sedikit. Gunanya agar bagian depan sepeda motor menekan suspensi depan dan berat sepeda motor berpindah ke depan untuk menambah grip pada ban. Setelah berat motor terasa pindah ke depan baru kita bisa menarik tuas rem depan lebih keras dengan kemungkinan kecil roda bisa terkunci (biasanya motor bakalan nungging). Catatan: Saat motor nungging jangan kakuin lengan dan menahan berat badan pada setang. Lebih baik jepit motor dengan kaki keras-keras dan jaga agar lengan tetap rileks.

5. Saat mengerem jaga pandangan lurus ke depan. Amati permukaan jalan seperti pencopet lihat dompet. Usahakan roda depan tetap berada di jalan yang rata, bersih dan kering. Hindari perubahan warna yang mencurigakan diatas pemukaan jalan. Kalo sudah telat nggak bisa dihindari lagi entengin tekanan pada tuas rem depan dan beratin tekanan pada pedal rem belakang. Turunin gigi untuk memperlambat tapi angkat tuas kopling pelan-pelan. Angkat tuas kopling secara tiba-tiba bisa mengunci roda belakang yang akibatnya selip. Solar yang berceceran di jalan adalah penyebab yang paling umum biker kehilangan kontrol. Parahnya adalah bau solar baru ke cium 2 detik sebelum kelihatan sebagai bercak gelap di permukaan jalan (kalo ente lagi ngebut alamat dah).

6. Di jalan dalam kota yang ramai sebaiknya tangkringin dua jari pada tuas rem depan. Ini perlu karena banyak kendaraan yang lebih pelan berseliweran deket banget di depan kita. Tapi jangan melakukan hal ini di jalan yang sepi dan saat melalui jalan tanah. Pokoke jangan sampai pegangan terlepas dari setang.

7. Bila pengereman mendadak (emergency stop) dibutuhkan di atas permukaan jalan yang licin, lebih baik memanfaatkan celah yang ada (kalau ada!) daripada mencoba untuk berhenti (jangan lupa untuk bunyiin klakson keras-keras sambil berusaha ngeles-ngeles dan berdoa supaya nggak nabrak). Alternatif lain yang telah banyak menyelamatkan banyak nyawa adalah dengan mengunci roda belakang, ngepot, lepas motor dan meluncur nyaman di atas jalan (amit-amit jangan sampe kejadian!).

8. Saat menuruni jalan tanah yang curam dengan batu-batu bertebaran (misalnya saat jalan lagi diperbaiki dengan tebaran batu split / kerikil), gunakan kombinasi rem belakang dan gigi rendah untuk menjaga agar kecepatan sepeda motor tidak terlalu kencang. Pusatkan berat pada roda belakang. Boleh saja tarik tuas rem depan (pelan-pelan) kalau permukaan jalan dirasa bisa menghasilkan grip yang cukup pada ban depan. Tapi kalo nggak yakin mending jangan deh.

9. Kalau biasa menghabiskan waktu di atas sepeda motor, keliling kemana-mana tanpa boncenger, skill ngerem ente yang mumpuni biasanya berantakan saat bawa boncenger. Oleh karena itu jangan langsung jalan kenceng-kenceng, coba dulu jalan pelan-pelan sambil cari selahnya dan mengerem lebih awal dari yang biasa dilakukan. Misalnya kalo tanpa boncenger kita baru ngerem 10m menjelang tikungan, dengan boncenger kita sudah ngerem 25m sebelumnya.

10. Belok rebahan dengan kecepatan tinggi lantas melepas gas mendadak efeknya sama dengan menekan pedal rem belakang keras-keras. Gaya belok begini bisa menghilangkan traksi ban belakang. Ente bakalan ngepot terus nyusruk.

11. Jangan ngerem saat belok (lihat nomor 2). Ngerem harus dilakukan sebelum belok. Jadi ngerem dulu baru deh belok. Gitu loh!

Dasar hukum flat nomer kendaraan

Berikut dasar hukum Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (selanjutnya
disebut "PLat Nomor")

Berdasarkan UU 14/1992 ("UU Lalu Lintas") Pasal 14 menyatakan bahwa:
1. Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib
didaftarkan.
2. Sebagai tanda bukti pendaftaran diberikan bukti pendaftaran
kendaraan bermotor.
3. Syarat-syarat dan tata cara pendaftaran, bentuk, dan jenis
tanda bukti pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat
(2) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.


Selanjutnya Pasal 57 UU Lalu Lintas menyatakan bahwa:
1. Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang
tidak didaftarkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1)
dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda
setinggi-tingginya Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah).
2. Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor tanpa
dilengkapi dengan surat tanda nomor kendaraan bermotor, atau tanda
nomor kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2)
dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda
setinggi-tingginya Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Mengingat UU Lalu Lintas menyatakan bahwa dalam pengaturan lebih
lanjut mengenai STNKB dan instumen lain terkait dalam hal ini Plat
Nomor maka bedasarkan PP 44 /1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi:

Pasal 176
3. Surat tanda nomor kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 175 berisi data mengenai : a. nomor pendaftaran kendaraan
bermotor; b. nama dan alamat pemilik; c. merek dan tipe; d. jenis;
e.tahun pembuatan/perakitan ; f. isi silinder; g. warna dasar
kendaraan; h. nomor rangka landasan kendaraan bermotor; i. nomor motor
penggerak/mesin; j.jumlah berat yang diperbolehkan dan/atau jumlah
berat kombinasi yang diperbolehkan untuk mobil barang dan mobil bus;
k. nomor buku pemilik kendaraan bermotor; l. masa berlaku; m. Warna
tanda nomor kendaraan bermotor; n. bahan bakar; o. kode lokasi; p.
nomor urut pendaftaran

4. Tanda nomor kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 175 berisi data mengenai: a. kode wilayah pendaftaran; b. Nomor
pendaftaran kendaraan bermotor; c. masa berlaku.

Selanjutnya mengenai bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara
pemasangan tanda nomor
kendaraan bermotor diatur oleh Pasal 178 yang meyatakan bahwa hal
tersebut harus
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

berbentuk lempengan tipis persegiempat, dengan ukuran panjang 250
milimeter dan lebar 105 milimeter untuk sepeda motor dan ukuran
panjang 395 milimeter serta lebar 135 milimeter untuk kendaraan jenis
lainnya serta ditambahkan tempat untuk pemasangan tanda uji;
terbuat dari bahan yang cukup kuat serta tahan terhadap cuaca, yang
pada permukaannya berisi huruf dan angka yang dibuat dari bahan yang
dapat memantulkan cahaya;
tinggi huruf dan angka pada tanda nomor kendaraan bermotor yang
dituliskan pada lempengan sebagaimana dimaksud dalam huruf a,
sekurang-kurangnya 45 milimeter untuk sepeda motor, dan 70 milimeter
untuk kendaraan bermotor jenis lainnya;
warna tanda nomor kendaraan bermotor adalah sebagai berikut :
1)dasar hitam, tulisan putih untuk kendaraan bermotor bukan umum dan
kendaraan bermotor sewa; 2)dasar kuning, tulisan hitam untuk kendaraan
umum; 3)dasar merah, tulisan putih untuk kendaraan bermotor dinas
pemerintah; 4)dasar putih, tulisan hitam untuk kendaraan bermotor
Korps Diplomatik negara asing.
Tanda nomor kendaraan bermotor dipasang pada tempat yang disediakan
di bagian depan dan belakang kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 86.

Dari eksplorasi saya, tidak ada pasal dalam PP 44/1993 yang
menyatakan bahwa Plat Nomor harus yang asli dan disediakan oleh
Kepolisian. Dengan demikian, sepanjang Plat Nomor dibuat sesuai dengan
syarat-syarat sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 178, maka tidak
terdapat pelanggaran.

Thursday, January 17, 2008

asuransi motor perlu ngga sih?

Asuransi “adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan finansial dengan menyalurkan resiko kehilangan dan kerusakan dari seseorang atau badan ke lainnya”

Asuransi Menjamin Keamanan Motor Anda

Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa dengan diasuransikannya motor anda pada badan asuransi artinya dalam beberapa hal maka keamanan motor anda telah ditanggung oleh pihak asuransi. Pertanggung jawaban asuransi meliputi kerusakan fisik motor baik major maupun minor sampai dengan kehilangan motor secara keseluruhan.

Jenis dan Tipe Asuransi

Pada dasarnya bagi kendaraan bermotor ada dua jenis asuransi yang umumnya digunakan pada kendaraan roda dua yaitu Total Lost dan All Risk. Tetapi sebaiknya untuk memilih jenis mana Asuransi yang cocok bagi sepeda motor anda maka sebaiknya anda memahami jenis asuransi yang paling sesuai baik secara ekonomis maupun fungsional.

  • Total Lost : Artinya klaim asuransi anda akan dikabulkan bila telah terjadi kerusakan secara total yang tidak bisa diricovery atau melebihi 70% - dalam hal ini seperti bila kendaraan anda raib di curi maling :evil: ,terbakar atau hancur total sampai tidak bisa diperbaiki seperti akibat kecelakaan. Biasanya bila anda membeli motor baru secara kredit maka secara otomatis motor anda telah mendapat jaminan asuransi Total Lost dari badan leasing yang anda gunakan.

  • All Risk : Asuransi all risk adalah jaminan asuransi yang akan mengkover segala macam kerusakan motor baik major sampai pada kerusakan minor. Pengguna asuransi tinggal membayar biaya klaim untuk mendapat penggantian meskipun kerusakan yang terjadi di motornya hanyalah kerusakan minor. Tetapi untuk mendapatkan jaminan polis asuransi dengan jenis All risk basanya akan dikenakan biaya lebih tinggi dibanding asuransi total lost - biasanya dikenakan 3 atau 4 permil.

Off the record tentang Asuransi

Ada beberapa hal mengenai seluk beluk asuransi yang sebaiknya diketahui bagi para biker. Yang paling penting adalah mengenai jenis asuransi apa yang paling cocok dan badan asuransi seperti apakah yang baik buat motor kesayangan anda.

  • Asuransi Total Lost sebenarnya lebih cocok bagi motor dengan kisaran harga 30 juta rupiah kebawah. Karena disamping biaya preminya tidak terlalu menguras kocek anda, motor dengan harga dibawah 30 juta rupiah bila mengalami kerusakan majorpun biaya perbaikan dan harga suku cadangnya pun tidak terlalu mahal. Sehingga terasa mubazir bila menggunakan sistem asuransi All Risk.

  • Polis asuransi All Risk umumnya digunakan oleh pengguna moge-ers ataupun motor yang memiliki harga suku cadang yang cukup tinggi (termasuk motor modif) karena bila dikalkulasikan biaya klaim maupun premi asuransinya tidak semahal bila anda harus membeli sendiri spare part yang mengalami kerusakan tersebut. Terlebih dengan polis asuransi All Risk secara langsung anda pun mendapatkan cover asuransi Total Lost.

  • Yang terakhir dan yang paling penting adalah dimanakah kita mendapatkan polis asuransi tersebut. Karena umumnya kita terpancing untuk menandatangani polis asuransi yang ditawarkan karena nilai preminya rendah. Padahal sebenarnya kita telah mempertaruhkan kendaraan kita kepada badan asuransi yang tidak jelas. Resiko paling jelas adalah sulitnya melakukan klaim apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Mulai dari proses yang bertele-tele :( yang memakan waktu cukup lama hingga penolakan klaim :evil: dengan alasan yang tidak jelas. Untuk itu sebaiknya kita harus memilih badan Asuransi yang cukup kredibel sehingga bila terjadi musibah dengan mudah kita bisa mengajukan klaim untuk mendapatkan penggantian dengan mudah.

Asuransi Mantap, Tidurpun Nyenyak

Ancapan perampokan, pencurian, kerusuhan, bencana alam hingga kecelakaan lalu lintas dapat saja menimpa kendaraan anda tanpa dapat diprediksi. Dengan memiliki polis asuransi yang diproleh dari badan asuransi yang kredibel baik polis asuransi All Risk maupun hanya Total Lost segala resiko tadi bisa di cover oleh badan asuransi sehingga sebagai seorang bikers pemegang polis asuransi minimal anda bisa tidur nyenyak :-D

oli mana yang cocok buat kendaraan kita?

Pelumas adalah bahan penting bagi kendaraan bermotor. Memilih dan

menggunakan pelumas yang baik dan benar untuk kendaraan bermotor anda,
merupakan langkah tepat untuk merawat mesin dan peralatan kendaraan agar
tidak cepat rusak dan mencegah pemborosan.

Umum beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin.
Padahal oli memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni antara lain
sebagai; Pendingin, Pelindung dari Karat, Pembersih dan Penutup Celah pada
Dinding Mesin.

Semua Fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan; sebagai Pelumas, Oli
akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus,
sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal. Selain itu
Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang
mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.

Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun
kebutuhan mesin. Maka semakin kental oli, tingkat kebocoran akan semakin
kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi pompa
oli.

Oleh sebab itu, peruntukkan bagi mesin kendaraan Baru (dan/atau relatif Baru
berumur dibawah 3 tahun) direkomendasikan untuk menggunakan oli dengan
tingkat kekentalan minimum SAE10W. Sebab seluruh komponen mesin baru (dengan
teknologi terakhir) memiliki lubang atau celah dinding yang sangat kecil,
sehingga akan sulit dimasuki oleh oli yang memiliki kekentalan tinggi.

Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan film pada
dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah
timbulnya karat, sekalipun kendaraan tidak dipergunakan dalam waktu yang
lama. Disamping itu pula kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi
sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian
oli.

SPESIFIKASI OLI

Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tidak semestinya membuat bingung.
Ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan Acuan; antara lain, kenali
karakter kendaraan anda (spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas
anda berkendara (suhu, kelembaban udara, debu, dsbnya.).

Tingkat kekentalan oli yang juga disebut "VISKOSITY-GRADE" adalah ukuran
kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu
menjadi prioritas terpenting dalam memilih Oli. Kode pengenal Oli adalah
berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive
Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan
tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka
yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.

Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan
dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan
SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan
kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin
start pada kondisi ekstrim sekalipun. Sementara itu dalam kondisi panas
normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50
menurut standar SAE.

Mutu dari oli sendiri ditunjukkan oleh kode API (American Petroleum
Institute) dengan diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. API: SL, kode
S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua
mununjukkan nilai mutu oli, semakin mendekati huruf Z mutu oli semakin baik
dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan
kebutuhan mesin modern.

§ SF/SG/SH - untuk jenis mesin kendaraan produksi (1980-1996)
§ SJ - untuk jenis mesin kendaraan produksi (1996 - 2001)
§ SL - untuk jenis mesin kendaraan produksi (2001 - 2004)

Perhatikan peruntukan pelumas, apakah digunaan untuk pelumas mesin bensin,
atau diesel (2 tak atau 4 tak), peralatan industri, dan sebagainya. Untuk
memilih kualitas pelumas yang cocok, kita dapat mengacu pada API Service
(American Petroleum Institute), JASO (Japan Automotive Standard
Association), ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d' Automobiles),
DIN (Deutsche Industrie Norm), dan lain-lain yaitu acuan untuk kerja
(performance) pelumas berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh lembaga
independen industri pelumas international.

Semua oli baik mineral maupun synthetic sama-sama ada standar APInya. Oli
mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan sedangkan oli synthetic dari
hasil campuran kimia. Bahan oli synthectic biasanya PAO (PolyAlphaOlefin).
Jadi oli Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan oli Synthetic API SL.

Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin2 berteknologi terbaru (turbo,
supercharger, dohc, dsbnya) juga yang membutuhkan pelumasan yang lebih baik
(racing) dimana celah antar part/logam lebih kecil/sempit/presisi dimana
hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir sempurna. Oli synthetic
tidak disarankan untuk mesin yang berteknologi lama dimana celah antar part
biasanya sangat besar/renggang sehingga bila menggunakan oli synthetic
biasanya menjadi lebih boros karena oli ikut masuk keruang pembakaran dan
ikut terbakar sehingga oli cepat habis dan knalpot agak ngebul.

Berikut beberapa keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :

§ Lebih stabil pada temperatur tinggi
§ Mengontrol/Mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin
§ Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin
§ Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi gesekan antar
logam yang berakibat kerusakan mesin
§ Tahan terhadapan perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama sehingga
lebih ekonomis dan efisien
§ Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan mesin lebih dingin
§ Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkan mesin dari kerak

Jadi untuk mesin yang diproduksi tahun 2001 keatas disarankan sudah
menggunakan oli yang bertipe synthetic baik semi synthetic (campuran dengan
mineral oil) atau fully-synthetic.

Note: Kalau untuk pemakaian sehari-hari cukup yang semi synthetic.

Oli untuk motor sampai saat ini belum dapat informasinya yang sudah API SL.
Oli motor synthetic hampir semuanya baru SJ, kalo mineral mungkin baru
SG/SH.

Mineral Oil :
§ Sprinta 2000 : SAE 20W-50, API SG
§ Evalube 4T : SAE 20W-50, API SF
§ Mesran Super : SAE 20W-50, API SG
§ Enduro 4T : SAE 20W-50, API SG
§ Penzoil Motorcycle 4T : SAE 20W-50, API SF

Oli yang bagus (biasanya synthetic) mampu memberikan lapisan film tipis yang
pada komponen metal yang bergerak yang mana berguna untuk mengurangi gesekan
komponen metal sehingga suara mesin jadi lebih halus dan tarikan lebih
mantap.

Pada intinya milih oli hampir sama dengan milih bini (cocok2an) tapi ada
garis besarnya yang bisa di-ikuti :
§ Disarankan jangan menggunakan oli untuk mobil ke motor anda sebab ada
bahan di-oli mobil yang harus dikurangi bahkan dihilangkan tetapi di motor
harus agak banyak untuk meredam gesekan karena putaran mesin motor lebih
tinggi dan lebih berat kerjanya.
§ Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal API
SH/SJ atau SL. SAE bisa 20w50 atau 10w40. Usahakan yang Semi Sintetik karena
lebih licin sehingga bisa masuk kecelah2 metal mesin yang sempit dan tahan
oksidasi sehingga kualitas oli tidak gampang rusak dan mesin jadi lebih
bersih dan tentunya tarikan jadi lebih mantap.

Disarankan juga untuk menggunakan Pelumas yang memiliki dan mencantumkan
Nomor Pelumas Terdaftar Untuk melindungi kepentingan masyarakat atas mutu
pelumas yang beredar di dalam negeri pelumas sesuai dengan Keputusan Menteri
Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1693.K/34/MEM/2001 tanggal 22 Juni
2002. Pelumas yang memiliki NPT adalah pelumas yang telah memenuhi
persyaratan administratif dan teknis serta lulus uji laboraturium
terakreditasi yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal MIGAS. NPT dapat
diidentifikasikan dengan 12 digit huruf dan angka Contoh : DEPTAMBEN RI NPT
: AB25E4110199 atau DESDM RI NPT : AC66E1054104.


MITOS

Minimnya pengetahuan tentang perkembangan teknologi pelumas, menyebabkan
timbulnya banyak mitos di masyarakat. Sebagai contoh, saat mengganti oli
mesin ... oli bekas berwarna hitam ... sering dianggap oli berkualitas
buruk.

Padahal justru sebaliknya, perubahan warna oli menandakan bahwa oli telah
bekerja dengan baik sebagai pelarut kotoran. Selanjutnya kotoran akan
terbawa keluar pada saat pergantian oli dilakukan, karenanya dinding mesin
akan terbebas dari kerak.

Dilain pihak, apabila perubahan warna tersebut terjadi dalam kurun waktu
yang sangat dekat (terhitung sejak saat pergantian pertama), itu menandakan
kemungkinan adanya kerusakan komponen didalam mesin sehingga oli cepat
teroksidasi.

Kita jangan bingung2, pake aja oli yang bagus (mungkin harus 2-4 kali coba
baru dapet, kayak pacaran aja kalau cocok jadi bini).
Kalau dilihat dibuku petunjuk motor hampir tidak disebutkan merk oli dan
yang disebutkan hanya API SG 20w50 atau yang lebih baik. Jadi kalau anda
pakai oli yang lebih baik kenapa takut garansi batal?
Coba tanya ke staff AHASS hal ini, apa jawaban mereka?

Untuk mencoba oli baru bisa ikuti prosedur berikut :
§ Sebelum ganti oli, coba bersihkan saluran bahan bakar dan kerak yang
mungkin ada di mesin. Tidak usah bingung, bisa pakai carburator cleaner yang
dituang ke tangki misal merk STP. Lakukan tiga hari sebelum ganti oli dan
motor dipakai seperti biasa dan kalau bisa kecepatan agak tinggi, ini untuk
membersihkan saluran bahan bakar dan endapan karbon.
§ Ganti oli dengan oli baru yang sesuai (jangan lupa ada JASO MA) termasuk
filter olinya. Lakukan penggantian oli pada kondisi mesin panas agar oli
lama keluar semua.
§ Coba deh pakai selama seminggu ada perubahan yang enak gak? kalau nggak
berarti olinya tidak cocok. Perubahannya : - Suara mesin jadi lebih halus,
tarikan lebih ringan, tenaga lebih mantap.

Oli merk apapun kalau sudah mendapat sertifikasi API (SG/SH/SJ/SL) dan JASO
MA berarti oli itu sudah memenuhi standar baku yang cukup bagus dan memenuhi
semua unsur yang diperlukan oleh mesin. Masalahnya banyak oli di Indonesia
tidak ada ada sertifikasi tersebut. Coba lihat kemasan oli anda, kalau tidak
ada sertifikasi tersebut apakah anda rela mesin anda menderita sengsara dan
akhirnya turun mesin bahkan ganti mesin?

Berikut contoh Jenis-jenis Oli yang umum dipakai dan peredarannya mudah
didapat di bengkel-bengkel resmi penyalur oli:

Oli Repsol:
§ Repsol Moto Racing 4T 10W50 Semi Synthetic Oil
Sertifikasi: API SJ; JASO MA
§ Repsol Moto 4T 15W50 Mineral Oil
§ Repsol Moto Sintético 4T 10W40 Semi Synthetic Oil
Sertifikasi: API SG; JASO MA; Honda Specs.

Oli Shell 4T:
§ Shell Advance S4 SAE 10W-40, 15W-40, 20W-40, 20W-50, SAE 40 Mineral oil
Sertifikasi:
API SF; belum JASO MA menurut Shell Singapore
()
API SL; JASO MA menurut Shell USA
()
§ Shell Advance SX4 SAE 10W-40, 15W-40, 15W-50 20W-50 Mineral oil
§ Shell Advance VSX4 SAE 10W-40, 15W-50, 20W-40 Semi Synthetic oil
Sertifikasi: API SL - JASO MA
§ Shell Advance Ultra 4 SAE 10W-40, 15W-50 Synthetic oil
Sertifikasi:
API SG menurut Shell Singapore
API SL - JASO MA menurut Shell USA

Rasanya untuk produk oli import musti cek kemasannya sebab walaupun
kemasannya sama tapi sertifikasi beda. Jadi yang disana beli 35.000 kok
disini murah cuman 25.000 ternyata beda sertifikasi. Waspadalah...!

Oli Top1 :
§ SMO-MC SAE 20W-50 Semi Synthetic
Sertifikasi: API..??
§ EVOLUTION SAE 15W-50 Synthetic
Sertifikasi: API SL

Oli Esso ada 4 tipe :
§ Esso 4T 20W-40, 20W-50 (recommended for engine <50cc) st="on">Ada juga jenis klasifikasi
tingkat kekentalan jamak (multigrade) antara lain SAE 15W-50 atau SAE
20W-50. Bahkan, pada aplikasi motor balap atau mesin berteknologi
mutakhir, tingkat kekentalannya sering dibuat sangat ekstrem, misalnya SAE
5W-50, SAE 10W-60. Mengingat oli sintetis memiliki banyak keunggulan dan
proses pembuatannya lebih rumit dibanding oli biasa, harganya pun relatif
mahal. Nah, untuk memilih oli yang pas, sesuaikan dengan kebutuhan mesin
motor Anda.

mau isi bensin yang mana ya?

Mobil atau Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Semakin banyak lagi pilihan kita.

Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya.

Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin mobil/motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Wah jadi bagaimana dong?

Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio / CR). CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. terlihat pada foto, bahwa CR mesin mobil Timor DOHC S515i adalah 9.3 : 1

Dari informasi spesifikasi brosur tersebut, kita bisa menentukan bahwa mesin mobil timor tersebut memerlukan jenis bensin yang bernilai oktan 92, yaitu bensin Pertamax.

Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah?

Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah “Ngelitik” (pinging/knocking). Bagaimana menggambarkan ‘kejam’nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk2 dengan paku… kira-kira begitu. Perlahan namun pasti.. membuat piston seperti permukaan bulan… dan bahkan bisa bolong!.. hiiii….

Saat terjadi ‘ngelitik’, bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi).

Nah, jadi untuk teman-teman, cermati nilai CR mesin mobil/motor kita (bisa intip pada daftar di bawah), isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.

Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih ‘bertenaga’.
Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

Kesimpulan:

- Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi. (kecuali ada modifikasi lain).

- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi).

- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah)

- Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

Solusi Alternatif

Banyak cara untuk menyiasati agar bisa menggunakan bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, namun mesin tidak mengalami ‘ngelitik’, antara lain:
- Menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin)
- Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan).
- Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard).
- Menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya).
- dan lain-lain.

Fakta…

Pada kenyataannya.. banyak kita lihat, khususnya di SPBU, motor-motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin jenis Premium. Faktor ekonomi lebih mendesak ketimbang dampak rusak ke depan pada mesin motornya.. atau memang kurangnya informasi mengenai pemilihan bensin ini.

Berkat bantuan banyak teman baik dari beberapa milis, saya coba kumpulkan dan sajikan daftar Rasio Kompresi untuk mobil dan motor berbagai merek. Atas segala keterbatasan dan kekurangan saya, mohon maaf apabila mobil atau motor Anda belum terdaftar, bagi yang mempunyai data untuk melengkapi silahkan tambahkan pada kolom komentar.

Tabel di bawah sengaja di beri warna, sesuai dengan bensin yang direkomendasi.

semoga bermanfaat!